| Setelah 40 Tahun, Novel Mahbub Djunaidi Diterbitkan Lagi (Sumber Gambar : Nu Online) |
Setelah 40 Tahun, Novel Mahbub Djunaidi Diterbitkan Lagi
Menurut Ketua Panitia Peluncuran Novel, Abi S Nugroho, novel tersebut penting untuk diterbitkan kembali karena isinya masih bisa dinikmati saat ini. “Selain isinya, sebagaimana karya-karya Mahbub Djunaidi, novel ini sarat dengan kreativitas bahasa,” terang Abi.Karena itulah tak heran, kata Abi, Mahbub Djunaidi dijuluki sebagai pendekar pena. Juga, tambah dia, gaya bahasa Mahbub yang juga Ketua Umum Pertama Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) bisa membuat pembaca ketawa-ketawa sendiri.
Ustadz Felix Siaw
Novel tersebut bernuansa sejarah, yaitu ketika bangsa Indonesia mempertahankan kemerdekaan. Jika membaca novel itu, kita bisa mengetahui sejarah dengan sajian bahasa yang renyah. “Karena tokoh utama novel itu anak usia belasan tahun, jadi sangat cocok dibaca anak-anak zaman sekarang,” tambahnya.Ustadz Felix Siaw
Abi juga menambahkan, penerbitan novel tersebut merupakan ikhtiar untuk menyebarkan kembali gagasan dan karya yang sudah langka di pasaran.Peluncuran tersebut akan dihadiri keluarga besar H. Mahbubd Djunaidi, para sahabat Mahbub yang masih hidup, serta para aktivis dan pecinta sastra. (Abdullah Alawi)
Dari Nu Online: nu.or.id
Ustadz Felix Siaw RMI NU Ustadz Felix Siaw
Tidak ada komentar:
Posting Komentar