Sabtu, 16 Juli 2011

Ketika Umat Kecewakan Nabi Muhammad

Subang, Ustadz Felix Siaw. Selain karena faktor iklim dan cuaca yang ekstrem, ada faktor lain yang luput soal penyebab maraknya bencana alam di beberapa daerah Indonesia. Faktor tersebut adalah karena umat Islam mengecewakan Nabi Muhammad SAW.

Ketika Umat Kecewakan Nabi Muhammad (Sumber Gambar : Nu Online)
Ketika Umat Kecewakan Nabi Muhammad (Sumber Gambar : Nu Online)

Ketika Umat Kecewakan Nabi Muhammad

Demikian pendapat KH Maman Imanulhaq yang disampaikan pada taushiyah peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw yang digelar warga Dusun Caracas 2, Desa Caracas, Kecamatan Kalijati, Kabupaten Subang, Jawa Barat Selasa (21/1) malam.

"Alam ini tercipta karena adanya Nur Muhammad, laulaka laulaka maa khalaqtu aflak. Kalau bukan karena engkau Muhammad, Aku tidak akan menciptakan alam ini," begitu argumentasi Kiai Maman dengan mengutip Hadits Qudsi.

Ustadz Felix Siaw

Kiai yang akrab disapa Kang Maman itu menambahkan, saat ini umat Islam sudah sering mengecewakan Nabi Muhammad dengan cara meninggalkan ajarannya.

Ketika Nabi Muhammad kecewa, lanjut Pengasuh Pesantren Al-Mizan Majalengka itu, langit menawarkan diri kepada Nabi Muhammad untuk memberikan peringatan kepada manusia.

Ustadz Felix Siaw

"Langit menawarkan diri, saya siap menyadarkan manusia, akhirnya banjir ada dimana-mana" tambahnya

Selain langit, Kiai Maman  menambahkan, gunung dan bumi pun melakukan hal yang sama seperti halnya langit, akhirnya gunung meletus, tanah longsor dan ombak sampai 3 meter.

Dalam kegiatan yang dihadiri ratusan hadirin itu, Kiai Maman mengajak kepada  masyarakat untuk dapat istiqamah dalam melaksanakan apa yang diperintahkan Allah Swt dan menjauhi larangan-Nya, serta rajin membaca shalawat sebagai bentuk ungkapan rasa cinta kepada Nabi Muhammad Saw agar kelak bisa mendapatkan syafaatnya. (Aiz Luthfi/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siaw Amalan Ustadz Felix Siaw

Pemira Pertama BEM UNU Indonesia Sukses Digelar

Jakarta, Ustadz Felix Siaw. Penghitungan suara pemilihan raya (Pemira) Presiden Mahasiswa (Presma) Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Indonesia Jakarta memilih Aldiansyah sebagai Presma. Mahasiswa prodi hukum ini memenangi pemira setelah unggul tipis dengan selisih 12 suara dari pesaingnya Khoirul Aziz.

Pemira Pertama BEM UNU Indonesia Sukses Digelar (Sumber Gambar : Nu Online)
Pemira Pertama BEM UNU Indonesia Sukses Digelar (Sumber Gambar : Nu Online)

Pemira Pertama BEM UNU Indonesia Sukses Digelar

Penghitungan suara disaksikan oleh kedua calon beserta pendukungnya, dan para mahasiswa, Sabtu siang (9/1) di lantai dasar UNU Indonesia yang beralamat di Jalan Taman Amir Hamzah No 5 Jakarta. Sekaligus menetapkan presma pertama untuk BEM UNU Indonesia.

Ketua Pemira, Aceng Danta mengatakan, penghitungan kali ini merupakan penghitungan yang kedua. Pasalnya, pada penghitungan pertama, Sabtu (26/12/2015) lalu, kedua pasangan ini mendapatkan suara sama, alias imbang. "Sesuai peraturan yang ada, maka perlu dilakukan pemilihan ulang, dan akhirnya hari ini rangkaian pemira sudah menemukan pemenangnya," katanya.

Ustadz Felix Siaw

Lebih lanjut, Aceng mengatakan, dirinya senang sekali karena banyak pembelajaran yang didapat dari proses kepemiluan kali ini. Mulai dari persiapan teknis, dinamika politik serta suasana panas saat kampanye. "Meski ada berbagai kekurangan disana-sini, alhamdulilah pemira yang pertama ini berjalan dengan aman dan demokratis," tambahnya.

Ke depan, Aceng yang mahasiswa prodi Akutansi ini menambahkan, hasil pemira akan disampaikan kepada Pembantu Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Drs H Mujib Qulyubi, MH dalam waktu dekat. Selanjutnya, ia juga berpesan kepada para pendukung dan calon untuk tetap menghormati hasil yang telah ditetapkan.

Ustadz Felix Siaw

"Jangan ada perpecahan di tengah mahasiswa, bagi yang menang dan kalah keduanya harus saling menghargai dan legowo. Mari kita sama-sama memajukan kampus lewat institusi BEM," pungkasnya. (Faridur Rohman/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siaw Humor Islam Ustadz Felix Siaw