Senin, 24 Februari 2014

LP Maarif NU Bondowoso Gelar Perkemahan Pramuka Penggalang

Bondowoso, Ustadz Felix Siaw. Pengurus Cabang Lembaga Pendidikan (LP) Maarif Nahdlatul Ulama Kabupaten Bondowoso menggelar perkemahan pertama tingkat penggalang SMP/MTs NU Se- Kabupaten Bondowoso pada tanggal 25 sampai 27 Desember 2015.

Kegiatan bertema "Berkarya dengan nyata, beraksi dengan kreasi" tersebut dilaksanakan di bumi perkemahan MWCNU Cermee di Jl. Cermee Kecematan Cerme Kabupaten Bondowoso Jawa Timur.

LP Maarif NU Bondowoso Gelar Perkemahan Pramuka Penggalang (Sumber Gambar : Nu Online)
LP Maarif NU Bondowoso Gelar Perkemahan Pramuka Penggalang (Sumber Gambar : Nu Online)

LP Maarif NU Bondowoso Gelar Perkemahan Pramuka Penggalang

Pembukaan perkemahan Jumat (25/12) sore dihadiri Pengurus Wilayah (PW) Maarif NU Jawa Timur, Ketua DPRD Bondowoso, Bupati Bondowoso, Ketua? Tanfidziah dan Rais Syuriah PC NU Bondowoso, Ketua PC LP Maarif NU Bondowoso, Kwartir Ranting, Kwartir Cabang Bondowoso.

Ustadz Felix Siaw

Bupati Bondowoso H. Amin Said Husni selaku pembina upacara mengatakan sangat mengapreasiasi kegiatan ini, karena dilaksanakan di tengah-tengah terjadinya perlaku penyimpangan dan dekadensi moral para remaja.

Ustadz Felix Siaw

Ia berharap dengan perkemahaan ini akan bisa mengurangi, mengkikis atau bahkan menghilangkan prilaku dekadensi moral tersebut. Sehingga yang ada adalah generasi yang unggul dalam berprestasi, handal, bermoral dan mempunyai daya saing yang tinggi.

Amin menyampaikan pula perkemahan ini bersamaan dengan mementum peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Ia juga berpesan kepada penggalang pramuka untuk mengikuti kegiatan perkemahan ini dengan baik, benar, penuh semangat dan tegakkan kejujuran. Kepada panitia, ia meminta supaya kegiatan tersebut berlangsung penuh kekeluargaan, kebersaman, serta semangat persatuan dan kesatuan.

Satuan Kominitas Pramuka (Sakoma) yang juga Pengurus Wilayah Maarif Jawa Timur Abdul Haris mengatakan, komonitas Pramuka di bawah Lembaga Pendidikan Maarif NU ini adalah generasi yang akan memimpin negeri ini.

Acara pembukaan perkemahan Maarif NU tersebut diresmikan dengan ditandai pemukulan beduk dan pelepasan balon bupati didampingi Abdul Haris, Ketua DPRD Bondowoso H. Ahmad Dhafir, Ketua PCNU Bondowoso KH Abdul Qodir Syam dan Ketua PC LP Maarif NU Bondowoso H. Moh. Syaiful Bahar. (Ade Nurwahyudi/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siaw Cerita, Tokoh, Quote Ustadz Felix Siaw

Kamis, 20 Februari 2014

Misi Kemanusiaan, LPBINU Kirim Relawan ke Myanmar

Jakarta, Ustadz Felix Siaw. Nahdlatul Ulama melalui Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBINU) memberangkatkan anggotanya dalam misi kemanusiaan di Myanmar.?

Anggota tersebut atas nama Beny S. Jakfar dari Tim Tanggap Darurat LPBI NU yang akan bertugas sebagai tim advance yang merupakan bagian dari Aliansi Kemanusiaan Indonesia di Myanmar dalam naungan Indonesian Aid, Jumat (13/1) lalu.

Misi Kemanusiaan, LPBINU Kirim Relawan ke Myanmar (Sumber Gambar : Nu Online)
Misi Kemanusiaan, LPBINU Kirim Relawan ke Myanmar (Sumber Gambar : Nu Online)

Misi Kemanusiaan, LPBINU Kirim Relawan ke Myanmar

Yayah Ruchyati, Sekretaris PP LPBINU menjelaskan bahwa Indonesian AID adalah program bantuan kemanusiaan dari masyarakat Indonesia menggunakan dana yang telah dihimpun dari berbagai lembaga filantropis dan lembaga kemanusiaan. ? ?

“Program ini merupakan program yang pertama kali dilakukan bersama antar lembaga ZIS, lembaga kemanusiaan, dan pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri,” ungkapnya.

Sementara itu terkait tim advance dirinya menyampaikan bahwa tugasnya adalah untuk melakukan kajian kebutuhan para penyintas yang ada disana agar bantuan yang akan masuk dapat tersalur dengan tepat sasaran.

Ustadz Felix Siaw

Bersama dengan 4 perwakilan lembaga lainnya yakni Surya Rahman Muhammad (Humanitarian Forum Indonesia), Rama (Dompet Dhuafa), Tri Yunanto (MDMC) dan Deni Kurniawan (PKPU) Beny berada di Myanmar 13-19 Januari 2017.

M. Ali Yusuf, Ketua PP LPBINU bersama 6 orang perwakilan lembaga lainnya, Kamis (19/1) juga akan bertolak ke Myanmar guna mendampingi Menteri Luar Negeri dalam penyerahan bantuan kemanusiaan untuk Myanmar.

“Jadi hari ini saya bersama enam orang perwakilan dari lembaga-lembaga lainnya akan mendampingi Menlu menyerahkan bantuan kemanusiaan Indonesia. Bantuan dari pemerintah berupa 10 kontainer logistik, dari Aliansi Kemanusiaan Indonesia obat-obatan dan pelayanan medis serta bantuan makanan dan pakaian,” papar Ali Yusuf.

Selain itu LPBINU bersama lembaga lainnya juga memberikan bantuan dengan beragam jumlahnya. “LPBINU komitmen menggalang donasi sejumlah 1,5 Milyar. Dana tersebut untuk obat dan alat kesehatan, family kits, hygiene kits, makanan anak/bayi dan makanan dewasa.” tutupnya.

Ustadz Felix Siaw

Penyerahan bantuan akan dilaksanakan pada 20 Januari 2017 di Sittwe, Rakhine State Myanmar yang dilakukan oleh Menteri Luar Negeri RI bersama rombongan dari Indonesia. (Red: Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siaw Sunnah, Tegal Ustadz Felix Siaw

Rabu, 19 Februari 2014

Lakpesdam PBNU Gelar Pelatihan Media Kreatif Inklusi Sosial

Bogor, Ustadz Felix Siaw. Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) PBNU menggelar Pelatihan dan Lokakarya Media Kreatif bagi para kader NU dari 13 daerah rawan konflik.

Kegiatan yang berlangsung 13-16 Agustus 2017 ini dimaksudkan untuk mendukung gerakan Lakpesdam PBNU di bidang inklusi sosial di sejumlah daerah dengan penduduk minoritas yang rentan terdiskriminasi.

Lakpesdam PBNU Gelar Pelatihan Media Kreatif Inklusi Sosial (Sumber Gambar : Nu Online)
Lakpesdam PBNU Gelar Pelatihan Media Kreatif Inklusi Sosial (Sumber Gambar : Nu Online)

Lakpesdam PBNU Gelar Pelatihan Media Kreatif Inklusi Sosial

Peserta lokakarya tersebut antara lain datang dari Aceh, Cimahi, Indramayu, Kuningan, Cilacap, Sampit, Tasikmalaya, Jepara, Sampang, Jember, Bulukumba, Mataram, dan Bima.

Selama lokakarya berlangsung, para utusan cabang Lakpesdam NU itu mendapatkan materi seputar tantangan media digital, teknik fotografi publikasi, pengelolaan media sosial, dan pengembangan pusat pembelajaran berbasis komunitas.

Wakil Ketua Lakpesdam PBNU Ahmad Suaedi menjelaskan, pihaknya berkomitmen pada lebih dari sekadar gerakan karitatif.

Ustadz Felix Siaw

"Kita inginnya Lakpesdam bergerakan transformatif, memiliki agenda perubahan yang jelas baik di tingkat layanan, rekognisi sosial, dan kebijakan," katanya.

Lokakarya yang digelar selama empat hari ini berlangsung di Jambuluwuk Puncak Resort & Convention Hall Bogor, Jawa Barat. Kegiatan ini terselenggara atas kerja sama antara Lakpesdam PBNU dan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan. (Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siaw

Ustadz Felix Siaw Doa, Daerah, Humor Islam Ustadz Felix Siaw

Kang Said: Kemitraan Indonesia-AS Harus Setara

Jakarta, Ustadz Felix Siaw. Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj menyatakan bahwa kehadiran Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama di Indonesia cukup penting. Karena banyak hal akan bisa dibicarakan dalam situasi nostalgik bagi Obama. “Saya yakin, sebagai orang yang pernah tinggal di Indonesia, tentu Obama cukup banyak mengerti Indonesia,” ujar Kang Said melalui pesan singkatnya kepada Ustadz Felix Siaw, (9/11).

Obama sendiri menulis dalam autobiografi berjudul Dreams from My Father yang ia susun saat memimpin jurnal hukum Harvard Law Review. Dalam buku itu, Obama menyukuri pengalaman hidupnya di Indonesia sebagai sebuah petualangan panjang dan karunia bagi kehidupan seorang anak kecil.

Kang Said: Kemitraan Indonesia-AS Harus Setara (Sumber Gambar : Nu Online)
Kang Said: Kemitraan Indonesia-AS Harus Setara (Sumber Gambar : Nu Online)

Kang Said: Kemitraan Indonesia-AS Harus Setara

“Tentu saja, ini adalah ungkapan nostalgik, namun lebih dari itu, Obama kecil banyak belajar membangun empati dan kepekaan terhadap sesama dari kenyataan hidup masyarakat Indonesia,” tambah Kang Said.

Ustadz Felix Siaw

Salah satu poin berharga dari Obama adalah kesanggupannya mengolah asal-usul identitasnya yang beranekarupa. Keanekarupaan yang dalam konteks AS kerap distigmatisasi secara derogatif dengan istilah “tragedi mulato”. Dalam darah dan genetiknya, Obama ialah pribadi yang menyandang sekian banyak ras dan atribut budaya.

Ustadz Felix Siaw

“Karenanya, menurut saya, keberhasilan Obama menjadi Presiden AS ialah bukan hanya prestasi demokrasi, namun ialah prestasi kemanusiaan. Dalam konteks Indonesia, kita memiliki segenap unsur dan khazanah lokal yang sangat kaya untuk merumuskan keindonesiaan yang menyadari kebhinekaannya. Ini bukan upaya mudah, namun tidak mustahil selama kita dengan serius dan rendah hati bersedia mengupayakannya,” jelas Kang Said.

Ia berharap kedatangan Obama kali ini bisa meningkatkan hubungan Indonesia-AS dalam hubungan kemitraan yang setara. Orientasi yang perlu untuk selalu ditekankan adalah orientasi kemaslahatan bagi rakyat.

Keberhasilan hubungan kedua negara sangat berpengaruh bukan hanya untuk Indonesia atau AS, namun juga bagi iklim dialog dunia internasional. “Jika hubungan kemitraan yang baik bisa terwujud, fenomena Obama akan sesuai dengan namanya sendiri: barack, barokah, berkah,” ujar Kang Said. (bil)Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siaw Doa Ustadz Felix Siaw

Selasa, 18 Februari 2014

Pemerintah Biarkan Konflik Pengusaha dan Buruh

Jakarta, Ustadz Felix Siaw. Pemerintah melepas diri dari persoalan pengupahan. Pengusaha dan buruh dibiarkan menyelesaikan persoalannya. Padahal pemerintah memiliki posisi penting dalam penyelesaian masalah pengupahan dan juga hubungan pengusaha dan buruh.

Demikian dikatakan Wakil Sekretaris Umum Sarekat Buruh Muslimin Indonesia (Sarbumusi) Baitul Khoiri kepada Ustadz Felix Siaw per telepon, Jumat (1/11) siang.

Pemerintah Biarkan Konflik Pengusaha dan Buruh (Sumber Gambar : Nu Online)
Pemerintah Biarkan Konflik Pengusaha dan Buruh (Sumber Gambar : Nu Online)

Pemerintah Biarkan Konflik Pengusaha dan Buruh

“Pengupahan menjadi bermakna kalau pemerintah sanggup mengatasi dan mengendalikan harga kebutuhan pokok masyarakat. Apa artinya kenaikan upah kalau biaya hidup terus meningkat?” tegas Baitul Khoiri.

Ustadz Felix Siaw

Masalah kesejahteraan buruh, sambung Baitul, perlu diselesaikan secara menyeluruh. Penyelesaian harus melibatkan sejumlah departemen dan lembaga pemerintahan. Departemen Industri dan Perdagangan, Departemen Perumahan Rakyat, Kadin, Kepala Daerah, dan anggota DPRD harus dilibatkan.

Ustadz Felix Siaw

Dengan membiarkan konflik berkepanjangan antara pengusaha dan buruh, pemerintah membiarkan pengusaha dan buruh sebagai korban.

Pasalnya, kata Baitul Khoiri, kenaikan upah buruh membuat pihak pengusaha tersudut. Kalau upah tidak dinaikan, buruh selalu menempati posisi korban.

Buruh tidak butuh kenaikan upah. Percuma naik, kalau pemerintah tidak sanggup mengendalikan lonjakan harga kebutuhan sehari-hari masyarakat. Mereka hanya perlu sejahtera, tutup Baitul Khoiri. (Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siaw Bahtsul Masail Ustadz Felix Siaw