Sabtu, 10 Januari 2015

Pesan Gus Dur: Dokumentasikan Dakwah NU

Bandung, Ustadz Felix Siaw - Saat masih hidup Gus Dur pernah mendorong agar para kiai NU mendokumentasikan dakwahnya melalui media, baik dengan tulisan, suara atau pun video, hal ini dilakukan agar dakwah rahmatan lilalamin bisa menyentuh umat secara luas dan tentunya bisa diakses oleh lintas generasi.

Demikian disampaikan Ketua Lembaga Dakwah PBNU H Maman Imanulhaq dalam kegiatan Halaqoh Dai Cyber NU yang digelar di Hotel Grand Asrilia, Bandung, Sabtu (9/9).

Pesan Gus Dur: Dokumentasikan Dakwah NU (Sumber Gambar : Nu Online)
Pesan Gus Dur: Dokumentasikan Dakwah NU (Sumber Gambar : Nu Online)

Pesan Gus Dur: Dokumentasikan Dakwah NU

"Salah satu pesan terbaik Gus Dur adalah dokumentasi. Bagi Gus Dur mendokumentasikan dakwah yang toleran, dakwah yang damai dan dakwah yang menguatkan nilai-nilai kemanusiaan itu penting," kata Pengasuh Pesantren Al-Mizan Majalengka itu.

Ustadz Felix Siaw

Kang Maman menambahkan, beberapa bulan sebelum meninggal, Gus Dur sudah memberikan contoh dengan meminta Kang Maman membuat video Gus Dur berdurasi kurang lebih 90 menit, sampai hari ini dokumentasi tersebut masih bisa dibaca dalam buku Fatwa dan Canda Gus Dur dan videonya pun bisa diakses di Youtube.

"Gus Dur menyuruh saya supaya meminta kepada para kiai untuk melakukan hal yang sama (membuat dokumentasi, red)" ujar penulis buku Fatwa dan Canda Gus Dur ini

Ustadz Felix Siaw

Tetapi pada saat itu, kata dia, para kiai malah enggan melakukan apa yang diingankan oleh Gus Dur dengan dalih tidak pantas disejajarkan dengan Gus Dur yang membuat video, takut menjadi riya dan sebagainya.

"Padahal tahun 2009 belum ada huru-hara media sosial karena saat itu media sosial masih terasa banyak manfaatnya," tegasnya.

Menurut Kang Maman, ini membuktikan pemikiran Gus Dur sudah jauh ke depan; bahwa akan ada sekelompok orang yang menodai ajaran agama Islam dengan cara menyebarluaskan ajaran kekerasan dan kebencian melalui dokumentasi dan benar saja saat ini ajaran radikalisme sudah tumbuh subur dan banyak tersebar di dunia maya.

Di hadapan hadirin yang terdiri dari utusan PCNU se-Jawa Barat itu Kang Maman mendorong agar para peserta dapat mendokumentasikan berbagai kegiatan dan dakwah para kiai di daerahnya masing-masing kemudian disebarkanluaskan di dunia maya, karena jika hal itu tidak dilakukan konten-konten negatif akan semakin merajalela.

Selain itu, dalam kegiatan halaqah ini Lembaga Dakwah PBNU juga meluncurkan Internet Marketers Nahdlatul Ulama (IMNU) yang terdiri atas para pengusaha bisnis online dari kalangan santri. (Aiz Luthfi/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siaw Pertandingan, Ahlussunnah Ustadz Felix Siaw

Rabu, 07 Januari 2015

NU Luncurkan Satu Lagi Stasiun TV Muslim

Jakarta, Ustadz Felix Siaw - Sekelompok anak muda NU yang selama ini bergerak dan berpengalaman dalam bidang publikasi dan penyiaran meluncurkan satu lagi stasiun televisi Muslim. Nada Muslim, demikian nama stasiun televisi tersebut, berbasis channel satelit dan dapat dinikmati selama dua puluh empat jam di Satelit Palapa D Frekwensi 3627/Horisontal/Simbol Rate 18000.

Hal tersebut disampaikan General Manager Progam Aswaja TV H Syaifullah Amin kepada Ustadz Felix Siaw di Jakarta, Selasa (8/8).

NU Luncurkan Satu Lagi Stasiun TV Muslim (Sumber Gambar : Nu Online)
NU Luncurkan Satu Lagi Stasiun TV Muslim (Sumber Gambar : Nu Online)

NU Luncurkan Satu Lagi Stasiun TV Muslim

Nada Muslim juga dapat dinikmati di handphone melalui aplikasi berbasis android dan aple yang diunduh di Play Store atau Apps Store,” kata Syaifullah.

Menurutnya, Nada Muslim telah berhasil mengudara sejak 1 Agustus 2017 bertepatan dengan tanggal 8 Dzulqodah 1438 H. Selama seminggu masa percobaan, Nada Muslim terpancar dengan lancar dan stabil.

Ustadz Felix Siaw

"Alhamdulillah, seminggu masa percobaan kami lewati dengan lancar dan tanpa gangguan. Semoga terus lancar dan stabil ke depannya," tutur Syaifullah.

Ustadz Felix Siaw

Lebih lanjut, Syaifullah menuturkan, Nada Muslim mengambil market lebih spesifik yakni kalangan muda nahdliyin. Nada Muslim menayangkan lagu-lagu Islami karya pemuda-pemudi NU, baik yang diproduksi di pesantren, madrasah, kepengurusan NU dan banom-banomnya maupun komunitas-komunitas muda nahdliyin lainnya.

"Kami berharap Nada Muslim dapat menjadi saluran alternatif bagi kreativitas rekan-rekan muda Nahdliyin, khususnya di bidang seni budaya," tandasnya.

Nada Muslim mengakrabkan diri dengan khalayak, khususnya di dunia maya melalui akun Instagram www.instagram.com/nadamuslimtv/, twitter https://twitter.com/nadamuslimtv dan Fanspage Faceebook www.facebook.com/NadaMuslimTV

"Ke depan, tantangan dakwah Ahlussunnah wal Jamaah an-nahdliyah semakin kompleks dan beragam. Nada Muslim Channel menjadi salah satu upaya bagi pengembangan dakwah Islam Aswaja melalui layar kaca. Kami berharap dukungan dan kerjasama yang sinergis dengan seluruh pihak," pungkasnya. (Kendi Setiawan/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siaw Daerah Ustadz Felix Siaw