Minggu, 25 Desember 2011

Rais Syuriyah NU Aceh Pimpin Himpunan Ulama Dayah

Banda Aceh, Ustadz Felix Siaw. Rais Syuriyah PWNU Aceh Tgk. H Nuruzzahri (Waled Nu) ditetapkan sebagai pelaksana tugas (plt) Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Ulama Dayah Aceh (HUDA), di kantor HUDA, Banda Aceh pada Selasa malam (11/6).

Ia ditetapkan setelah para pengurus menggelar musyawarah yang membahas kekosongan Ketua Umum HUDA, Abu Panton wafat. Hadir pada musyawarah tersebut Abu Mudi, Waled Nu, Abu Tanjong Bungong, Aba lamno, dan sejumlah pimpinan dayah lainnya.

Rais Syuriyah NU Aceh Pimpin Himpunan Ulama Dayah (Sumber Gambar : Nu Online)
Rais Syuriyah NU Aceh Pimpin Himpunan Ulama Dayah (Sumber Gambar : Nu Online)

Rais Syuriyah NU Aceh Pimpin Himpunan Ulama Dayah

Sekretaris Panitia Mubes HUDA, Tgk. Muslem Hamdani mengatakan, Mubes ulama dayah berjalan dengan lancar dan demokratis.

Ustadz Felix Siaw

Setelah 1 jam lebih musyawarah berlangsung, tambah Muslem, para ulama se-Aceh sepakat untuk mengisi kekosongan tampuk ketua HUDA dengan menunjukkan Tgk. H. Nuruzzahri sebagai Pelaksana Tugas Ketua Umum PB. HUDA Aceh,

Sekretaris Jenderal Huda Tgk. H. Faisal Ali, dalam sambutannya mengatakan, almarhum Abu Panton meminta kepadanya. Permintaan almarhum adalah untuk menyelenggarakan Mubes HUDA mengingat masa jabatan Abu hampir berakhir.

Ustadz Felix Siaw

Adapun Mubes HUDA untuk menentukan ketua defenitif? di rencanakan akan digelar pada bulan Muharram nanti.

Mubes tersebut ditutup dengan membaca samadiah, tahlilan kepada Almarhum Abu Panton.

Redaktur? ? ? : Abdullah Alawi

Kontributor: Muslem Hamdani

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siaw Nahdlatul Ulama, Budaya Ustadz Felix Siaw

Sabtu, 24 Desember 2011

BEM STAI Attanwir Gelar Talks Show Entrepreneur Berbasis Syariah.

Bojonegoro, Ustadz Felix Siaw. BEM STAI Attanwir Bojonegoro mendatangkan Anggota DPR RI Komisi IX, Hj Anna Muawanah dalam acara Talk Show Ramadhan, Rabu, 14 Juni 2017, di Gedung Aula Attanwir. Acara yang dikemas dengan Buka Bersama itu mengangkat tema Mengembangkan Jiwa Entrepreneur Berbasis Syariah.

BEM STAI Attanwir Gelar Talks Show Entrepreneur Berbasis Syariah. (Sumber Gambar : Nu Online)
BEM STAI Attanwir Gelar Talks Show Entrepreneur Berbasis Syariah. (Sumber Gambar : Nu Online)

BEM STAI Attanwir Gelar Talks Show Entrepreneur Berbasis Syariah.

Hadir pula sebagai pembicara, yaitu Yason Taufik Akbar, perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur Eryul Mufidah, owner Bank Sampah Bojonegoro, dan Mukhammad Ronny, Kepala BMT Mega Bintang Sejahtera Bojonegoro.

Sebagai pembicara kunci, Hj Anna Muawanah memberikan semangat ber-intrapreneur--terlebih kepada para perempuan. Anggota Komisi IX DPR RI itu mengatakan, bahwa di zaman yg sudah canggih dan dengan begitu maraknya bisnis online, kini perempuan tetap bisa berkreasi, berkarir dan menghasilkan uang sendiri meskipun hanya dari rumah. Tanpa meninggalkan anak dan keluarga.

Yason Taufik Akbar, selaku bagian Divisi Pengembangan Ekonomi--Fungsi Pelaksanaan Pengembangan UMKM Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur juga memberikan motivasi untuk mengembangkan ekonomi berbasis syariah. Ia cukup menyayangkan bahwa pada kenyataannya, saat ini, Muslim di Indonesia ini lebih banyak yang menggunakan bank konvensional, dan belum banyak yang beralih ke bank syariah. Ia juga berharap banyak pada santri, agar nantinya bisa mengembangkan ekonomi berbasis syariah yang dibutuhkan oleh umat.

Ustadz Felix Siaw

Mukhammad Ronny, sebagai pemateri yang merupakan alumni STAI Attanwir, bercerita bahwa ia selalu bangga dan tak pernah malu mengatakan bahwa ia adalah alumni STAI Attanwir. Sebagai Sekjen IAEI (Ikatan Ahli Ekonomi Islam) Jawa Timur, ia memberikan pesan

"Saya ini satu-satunya pengurus di IAEI yang belum bergelar doktor. Padahal semua pengurus sudah profesor dan doktor. Jadi, meskipun kita dari produk lokal (kampus lokal), tapi fikiran kita harus global," tandasnya.?

Sedangkan Eryul Mufidah, sebagai owner Bank Sampah Bojonegoro dan juga Dosen STAIAttanwir, mengajak seluruh peserta untuk bisa berpikir kreatif dalam berbisnis. Ia mencontohkan usahanya sendiri, yaitu memanfaatkan sampah plastik menjadi sebuah karya yang bernilai dan berkualitas tinggi. "Kalau bukan kita, siapa lagi? Kalau bukan sekarang, kapan lagi?" ujarnya penuh semangat.?

Acara ditutup dengan doa yang dibacakan oleh Kiai M Harsono dan juga penyerahan cinderamata kepada para pemateri. (Dwi Khoirotun Nisa/Mukafi Niam)

Ustadz Felix Siaw

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siaw Ubudiyah, Kajian, Quote Ustadz Felix Siaw

Selasa, 06 Desember 2011

Kemenangan Ar-Rizki NTB III Lengkapi 32 Tim di Seri Nasional LSN

Dompu, Ustadz Felix Siaw. Setelah jauh sebelumnya ? 31 region memastikan wakilnya di seri nasional Liga Santri Nusantara (LSN), akhirnya Ahad (16/10) malam, region NTB III yang meliputi Bima, Dompu juga telah selesai melangsungkan laga final yang berlangsung di Lapangan Pantapaju, Dompu.

Kemenangan Ar-Rizki NTB III Lengkapi 32 Tim di Seri Nasional LSN (Sumber Gambar : Nu Online)
Kemenangan Ar-Rizki NTB III Lengkapi 32 Tim di Seri Nasional LSN (Sumber Gambar : Nu Online)

Kemenangan Ar-Rizki NTB III Lengkapi 32 Tim di Seri Nasional LSN

Pada laga final LSN Region NTB III ini mempertemukan Pesantren Ar-Rizki melawan Pesantren Al-Kautsar. Sejak peliut panjang berbunyi yang menjadi tanda dimulainya laga final, kedua tim saling menampilkan permainan terbaiknya.

Setelah menampilkan permainan yang terbaik dari masing-masing tim, jelang beberapa menit babak pertama tepatnya menit 10 Rahman gelandang serang Ar-Rizki dengan nomor punggung 10 berhasil merobek gawang Al-Kautsar, sehingga merubah skor menjadi 1-0.

Detik-detik babak pertama akan berakhir menit ke-30 Rahman kembali menyumbangkan gol yang kedua, dengan demikian skor berubah menjadi 2-0, hingga babak pertama selesai tim Al-Kautsar belum berhasil mengejar ketertinggal 2 gol.

Masuk babak kedua, skuad Al-Kautsar mencoba menyusun serangan guna mengejar ketertinggalan gol, beruntung usaha yang dibangun oleh skuad Al-Kautsar berhasil menciptakan gol melalui kaki kanan Irfan pada menit 40, ? memperkecil ketertinggalan skor menjadi 1-2.

Ustadz Felix Siaw

Tapi tak diduga sebelum mengakhiri babak kedua yang sekaligus menjadi tanda selesainya laga final LSN Regional NTB III, skuad Ar-Rizki Kasman nomor punggung 7 berhasil menambah koleksi gol yang ketiga, sekaligus menjadi gol penutup laga final tersebut.

Ustadz Felix Siaw

Dengan demikian Ar-Rizki tampil sebagai juara LSN Regional NTB III dengan skor 3-1, dan berhak mewakili NTB III pada ? seri nasional yang akan berlangsung pada tanggal 22 Oktober di Yogyakarta.

Dengan hasil laga final tersebut Rahmat Ismail Koordinator Regional NTB III merasa puas dan bersyukur atas suksesnya final LSN Regional NTB III meski cukup dekat waktu pelaksanaannya denga seri nasional.

"Saya sangat puas dengan laga final yang sangat luar biasa ini, juga saya sampaikan terimaksih banyak kepada semua pihak yang telah bekerja sama mensukseskan LSN Region NTB II ini", ungkapnya.

Hadir dalam acara penutupan LSN regional NTB III, Kadispora mewakili Bupati Dompu, Wakil Ketua DPRD Dompu, Ketua Fraksi PKB DPRD Dompu, ? dan tokoh agama berpengaruh KH. Asikin Ahmad. (Red: Fathoni)





Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siaw Berita Ustadz Felix Siaw

Kamis, 01 Desember 2011

Tim Rebana NU Pakistan Diluncurkan, Siap Syiar lewat Seni

Islamabad, Ustadz Felix Siaw - Gemuruh sorak sorai dan tepuk tangan memenuhi Aula Nusantara KBRI Islamabad, Pakistan. Hari itu bertepatan dengan acara peluncuran tim rebana NU Pakistan.

Grup nasyid dan shalawat ini tampil memukau di hadapan Duta Besar Indonesia untuk Pakistan Iwan Suyudhie Amri dan warga Indonesia yang ada di Pakistan. Perhelatan yang berlangsung Sabtu (29/4) itu bersamaan dengan penyelenggaraan Seminar Kemahasiswaan PPMI Pakistan.

Tim Rebana NU Pakistan Diluncurkan, Siap Syiar lewat Seni (Sumber Gambar : Nu Online)
Tim Rebana NU Pakistan Diluncurkan, Siap Syiar lewat Seni (Sumber Gambar : Nu Online)

Tim Rebana NU Pakistan Diluncurkan, Siap Syiar lewat Seni

Tim rebana yang beranggotakan 15 orang ini terdiri dari 8 orang vokalis yang semuanya adalah perempuan dan 7 orang pemegang alat rebana seperti banzari, sela-sela, dan bass. Sebelum unjuk kebolehan, mereka telah latihan sebulan sebelum acara.

Ustadz Felix Siaw

Grup rebanan NU membawakan dua buah lagu yang berjudul Yaa Aasyiqol Musthafa dan Shalatun Bisalamil Mubin. Para hadirin tampak ikut melantunkan lagu shalawat ini.

Ustadz Felix Siaw

“Tim rebana kali ini layak untuk diapresiasi dan diacungi jempol karena penampilannya yang bisa menyihir para audiens untuk sama-sama menikmati tembang shalawat yang dibawakan oleh semua anggota tim rebana NU Pakistan,” kata Wakil Rais Syuriyah PCINU Pakistan H. Zulfikri Hasibuan.

Ketua PCINU Pakistan Azizuddin berharap di kemudian hari tim rebana ini dapat menjadi jantung pada berbagai perhelatan baik antar warga Indonesia sendiri atau pada kegiatan di luar yang biasa diadakan oleh beberapa instansi pemerintah maupun swasta di Pakistan.

Menurut Azizuddin yang juga penanggung jawab grup ini, langkah tersebut bisa menjadi syi’ar tentang budaya Nusantara kepada masyarakat Pakistan. “Sehingga dapat mengharumkan nama Indonesia dan Nahdlatul Ulama sebagai perekat umat dan pemersatu seluruh elemen masyarakat,” ujarnya. (Red: Mahbib)



Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siaw Ubudiyah, AlaSantri, Jadwal Kajian Ustadz Felix Siaw