Sabtu, 02 Desember 2017

Meriahkan Kelulusan Santri dengan Aneka Lomba dan Sunatan Massal

Semarang, Ustadz Felix Siaw. Dalam rangka memeriahkan acara Haflah Akhirissannah (perayaan kelulusan) XXIV, Pondok Pesantren Durrotu Ahlisunnah wal Jama’ah, Sekarang, Gunungpati, Semarang, Jawa Tengah, menggelar Lomba Kreativitas Anak (LKA), Ahad (06/04), di pesantren setempat.

Kegiatan  tersebut dirangkai dengan sunatan massal, jalan sehat dan grand opening Haflah Akhirissannah. Ketua panitia, Muhammad Rodli Mahfudin, mengatakan bahwa  kegiatan Lomba Kreativitas Anak tersebut diikuti oleh Sekolah Dasar dan Madrasah Ibtidaiyah se-Kecamatan Gunungpati.

Meriahkan Kelulusan Santri dengan Aneka Lomba dan Sunatan Massal (Sumber Gambar : Nu Online)
Meriahkan Kelulusan Santri dengan Aneka Lomba dan Sunatan Massal (Sumber Gambar : Nu Online)

Meriahkan Kelulusan Santri dengan Aneka Lomba dan Sunatan Massal

“Lomba Kreativitas Anak ini sudah kami gelar setiap tahunnya, untuk tahun ini wilayahnya Kecamatan Gunungpati,” katanya.

Ustadz Felix Siaw

Perlombaan diisi dengan beragam acara, antara alain lomba dai cilik, lomba cerdas cermat, lomba mewarnai kaligrafi, lomba murotal, dan lomba fashion show. “Lomba  yang kami selenggarakan tidak  hanya bersifat agamis namun juga meningkatkan potensi akademik, misalnya melalui lomba cerdas cermat,” ungkapnya Rodli saat ditemui di sela-sela kegiatan .

Selain itu, pada kegiatan tersebut juga  digelar sunat massal yang diikuti oleh 17 peserta. “Pada kegiatan ini kami juga bekerja sama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Semarang untuk menggelar kegiatan sunat massal,” jelasnya.

Ustadz Felix Siaw

M Masrokhan, pengasuh Pondok Pesantren Durrotu Ahlissunnah wal Jama’ah mengharapakan kepada seluruh santri untuk dapat mengikuti serangkaian kegiatan Haflah Akhirissannah tersebut dengan baik. “Dalam kegiatan ini terdapat banyak pelajaran yang dapat kita ambil untuk menjadi manusia yang berprestasi di dunia dan akhirat,” katanya.

Bambang Pramudianto, camat Gunungpati dalam sambutannya menuturkan bahwa  kegiatan Haflah Akhirissanah (HAS) ini akan memberikan pengaruh positif terhadap perkembangan masyarakat. “Santri bagaikan obor untuk memberikan motivasi kepada masyarakat untuk mau bergerak mulai dari mengembangkan dirinya, keluarganya hingga pada akhirnya seluruh masyarakat,” tuturnya.

Bambang yakin, melalui kegiatan semacam itu santri dapat mempengaruhi masyarakat untuk terus maju dan berkembang. “Santri memiliki kemampuan akademik dan agamis yang tinggi sehingga sudah barang tentu akan memberikan pengaruh kepada masyarakat untuk menuju dan berkembang,” tuturnya. (Rif’ul Mazid Maulana/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siaw IMNU Ustadz Felix Siaw

Tidak ada komentar:

Posting Komentar