| Pra-Muktamar di Jawa Timur Dimulai dari Kota Blambangan (Sumber Gambar : Nu Online) |
Pra-Muktamar di Jawa Timur Dimulai dari Kota Blambangan
Panitia daerah sangatlah pas kalau pra muktamar di mulai dari banyuwangi ini sebab kata Ketua PCNU Banyungawi KH Masykur Ali mengatakan, "Kalau Pra Muktamar di Banyuwangi ini sukses maka muktamar ke depannya juga sukses," jelasnya.Atas nama PCNU Banyungawi, Kiai Masykur mengucapkan selamat datang kepada seluruh warga NU di kota Blambangan. Khususnya kepada rombongan dari Wilayah NU Jatim. Terlihat pula Rais, Ketua PCNU Situbondo, Bondowoso, Jember. Ada juga Bupati Situbondo H Dadang Wigiarto, SH dan Wakil Bupati Bondowoso Drs KH Salwa Arifin. Acara itu juga menyunguhkan penampilan dari Ki Ageng Ganjur dan Fadli Padi.
Ustadz Felix Siaw
Di tanah Banyungawi ini, dulu juga pernah menjadi tempat muktamar ke-9 NU pada tahun 1934. Dulu NU sebelum bermuktamar di Banyuwangi, administrasi NU belum tertib. Setelah NU mengadakan Muktamar di Banyuwangi, mulailah administrasi terbenah."Maka dari itu, dari tanah blambangan inilah NU sudah mulai berbenah dan dimulai dari administrasinya. Untuk itu, NU kalau ingin besar maka benailah administrasi tersebut," ungkap Kiai Masykur di hadapan Ketua PWNU Jatim dan Ketua Panda.
Ustadz Felix Siaw
Dalam jadwal pra Muktamar ke depannya, Ketua Panda menjelaskan bahwa ada Sembilan kota dan kabupaten di Jatim yang akan menjadi tempat sosialisasi dan konsolidasi. Dimulai dari Kabupaten Banyungawi. Kemudian Pasuruan, Sidoarjo, Malang, Tulungagung, Madiun, Nganjuk, Pamekasan hingga di Tuban pada tanggal 9 Mei 2015 mendatang. (Rofii Boenawi/Fathoni)Dari Nu Online: nu.or.id
Ustadz Felix Siaw Santri, Ubudiyah Ustadz Felix Siaw
Tidak ada komentar:
Posting Komentar