“Niatnya kan silaturahmi. Jelas itu ajaran agama,” katanya kepada Ustadz Felix Siaw Selasa (5/7).
| Mudik, Budaya yang Dibenarkan Agama (Sumber Gambar : Nu Online) |
Mudik, Budaya yang Dibenarkan Agama
Pemudik, kata Kiai Masdar, umumnya adalah perantau dari desa atau daerah untuk megadu nasib atau mencari penghidupan dan pengembangan diri yang lebih baik.Mereka, sambungnya, adalah orang daerah atau desa yang ingin mendapatkan masa depan yang lebih sesuai dengan pendidikan dan perkembangan jamannya.
Ustadz Felix Siaw
“Semuanya itu tidak mungkin bisa diraih kalau tetap tinggal di desa atau kampungnya yang terbatas kemungkinan-kemungkinannya, baik secara ekonomi maupun sosial,” katanya. ?Ustadz Felix Siaw
Kiai Masdar menambahkan, pemudik adalah muhajir-muhajir dari desa untuk membangun masa depan yang lebih baik yang hanya bisa disediakan oleh kota.Masa-masa setahun mencari penghidupan di kota, maka Lebaran adalah momen kultural untuk menengok masa lalu dan asal-usul secara massal yang tepat dalam bingkai keutamaan keagamaan yang disebut "silaturrahmi".
“Hal itu sesuai dengan hadits Nabi: ‘Barangsiapa yang ingin dilapangkan jalan rezekinya dan diperkuat akar keberadaannya maka ia hrs mmperkokoh tali silaturrahmi baik dengan saudara atau handai tolannya’. Selamat Lebaran!” (Abdullah Alawi)
Dari Nu Online: nu.or.id
Ustadz Felix Siaw Amalan Ustadz Felix Siaw
Tidak ada komentar:
Posting Komentar