Hal tersebut disampaikan H Hasan Aminuddin dalam kegiatan do’a untuk keselamatan umat dan keutuhan NKRI yang digelar PCNU Probolinggo dan PCNU Kota Kraksaan di Masjid bin Aminuddin di Pesantren Hati Dusun Toroyan Desa Rangkang Kecamatan Kraksaan Kabupaten Probolinggo, Jumat (4/11) sore.
| A’wan PWNU Jatim: Berdemolah dengan Cara NU (Sumber Gambar : Nu Online) |
A’wan PWNU Jatim: Berdemolah dengan Cara NU
“Pada Jumat yang penuh berkah ini, para alim ulama dari PCNU Kabupaten Probolinggo dan PCNU Kota Kraksaan berkumpul. Tujuannya ikut berdemo sebagai umat Islam. Hanya saja demonya dengan cara NU, yakni istighotsah dan berdoa bersama-sama,” katanya.Menurut Mustasyar PCNU Kabupaten Probolinggo ini, kejadian ini merupakan pembelajaran thoriqoh NU sebagai bukti dari mukjizat Al-Qur’an. Tetapi masalah ini jangan dianggap kecil jika ada yang sudah mulai mencintai organisasi lain.
Ustadz Felix Siaw
“Yang saya khawatirkan adalah banyak anak muda yang mulai tidak cinta kepada NU. Ini merupakan ancaman terhadap keberlangsungan NU di masa depan,” tegasnya.Ustadz Felix Siaw
Menyikapi hal tersebut, Hasan meminta pengurus untuk menyurati PWNU dan PBNU terkait permasalahan tersebut. Tatkala ada persoalan ini, pengurus NU harus cerdas agar tidak ke organisasi lain.“Ujian ini peringatan dari Allah karena ini akan tercerai-berai. Khawatir akan tercerai-berai, maka pengurus NU wajib menjaga NKRI. Mari kita jaga ukhuwah Islamiyah agar tidak dipecah belah oleh orang di luar NU. Kalau ada masalah di internal NU, marilah saling memaafkan,” pungkasnya.
Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh jajaran pengurus Syuriyah maupun Tanfidziyah PCNU Kabupaten Probolinggo dan Kota Kraksaan. (Syamsul Akbar/Alhafiz K)
Dari Nu Online: nu.or.id
Ustadz Felix Siaw Pesantren, Nusantara, Budaya Ustadz Felix Siaw
Tidak ada komentar:
Posting Komentar