Minggu, 26 November 2017

Buku Kontra MTA Laku Keras

Surabaya, Ustadz Felix Siaw. Buku "Meluruskan Doktrin MTA, Kritik Atas Dakwah  Majlis Tafsir Al-Quran di Solo" ternyata mendapatkan respon positif dari pembaca.

Buku yang diterbitkan Muara Progresif Surabaya ini tidak semata diminati kalangan pecinta MTA (Majlis Tafsir Al-Quran) di sekitar Solo, juga beberapa warga yang penasaran dengan kelompok pengajian yang cukup meresahkan tersebut.

Buku Kontra MTA Laku Keras (Sumber Gambar : Nu Online)
Buku Kontra MTA Laku Keras (Sumber Gambar : Nu Online)

Buku Kontra MTA Laku Keras

"Beberapa kalangan sudah memesan buku ini," kata Tirmidzi Munahwan, Direktur Muara Progresif kepada Ustadz Felix Siaw di Surabaya, Selasa (29/1). Tirmidzi -sapaan akrabnya- bercerita, sejak diterbitkan awal Januari 2013 lalu, sudah sekitar dua ribu buku yang telah dipesan pelanggan. 

Ustadz Felix Siaw

"Hampir semua kota tertarik dengan buku ini," katanya. "Bahkan ada juga dari luar Jawa," lanjut alumnus IAIN Sunan Ampel Surabaya ini.

Tirmidzi berterimakasih atas respon berbagai kalangan terhadap buku tersebut. "Ini adalah ikhtiar kami untuk membentengi akidah warga dari rongrongan faham diluar Ahlus Sunnah wal Jamaah," kata bapak satu anak ini. "Termasuk kepada Ustadz Felix Siaw dan media cetak yang bersedia menerima resensi dan resume buku tersebut," ungkapnya.

Ustadz Felix Siaw

Apa yang telah dilakukan beberapa media baik cetak maupun elektronik sangat membantu sampainya informasi buku tersebut kepada masyarakat, khususnya warga NU. "Sinergi ini harus terus dibina dan dipertahankan," harapnya.

Terlepas dari itu semua, Tirmidzi berharap agar warga dan para fungsionaris NU untuk terus membina dan memupuk kebersamaan demi tetap terjaganya aqidah Aswaja. "Sehingga kita dapat melestarikan Islam yang rahmatan lilalamin di bumi Nusantara ini," pungkasnya.

Redaktur    : A. Khoirul Anam

Kontributor: Saifullah

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siaw Tokoh, PonPes, Tegal Ustadz Felix Siaw

Tidak ada komentar:

Posting Komentar