Hal itu disampaikan oleh Direktur Deradikalisasi Badan Nasional Penanggulangan Terorisme, Irfan Idris dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Pembinaan Paham Keagamaan dan Penanganan Konflik, Selasa (12/12) yang digelar Bimas Islam Kementerian Agama RI di Jakarta.
| Perumpamaan Pohon dalam Memberantas Ideologi Radikal (Sumber Gambar : Nu Online) |
Perumpamaan Pohon dalam Memberantas Ideologi Radikal
Menurut Irfan, justru upaya mencabut dan menghancurkan pohon tersebut hanya akan menumbuhkan radikalisme baru, bahkan jumlahnya bisa lebih besar. Ia menawarkan apa yang disebutnya narasi alternatif.“Narasi alternatif ini membiarkan pohon tersebut dengan menanami dan memperkuat pohon-pohon lain dengan narasi-narasi cinta kebangsaan, Islam ramah, kebersamaan, kebinekaan, toleransi, saling menghormati. Lama-lama, pohon dengan akar radikal tersebut akan mati sendiri,” urai doktor lulusan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini.
Ustadz Felix Siaw
Irfan tidak memungkiri, upaya-upaya menghilangkan ideologi radikal itulah yang selama ini dilakukan sejumlah kalangan tanpa memahami dampak yang terjadi jika langkah yang ditempuh tidak bersifat persuasif.Narasi-narasi untuk meng-counter paham radikal bisa melalui dakwah secara luas, baik terjun ke lapangan mupun di media sosial.
“Kita juga harus terus memperkuat narasi Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, cinta NKRI, dan meneguhkan UUD 1945 atau disingkat PBNU yang ditabur ke dalam pohon-pohon di sekitar pohon dengan akar radikal,” tukasnya. (Fathoni)
Ustadz Felix Siaw
Dari Nu Online: nu.or.idUstadz Felix Siaw Kiai, Meme Islam, Amalan Ustadz Felix Siaw
Tidak ada komentar:
Posting Komentar