Dalam konferensi pers persiapan Kongres Garam Rakyat di kantor PBNU, Jakarta, Rabu (4/7), Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj menegaskan, PBNU akan mendampingi para petani garam yang mayoritas merupakan warga NU.
| Kongres Garam Rakyat PBNU Diselenggarakan 11-12 Juli (Sumber Gambar : Nu Online) |
Kongres Garam Rakyat PBNU Diselenggarakan 11-12 Juli
“Daerah pesisir baik yang berada di pulau Jawa maupun luar Jawa mayoritas penghuninya adalah warga NU. PBNU melibatkan diri secara aktif dalam rangka mengangkat derajat warganya yang selama ini termarjinalkan dalam kegiatan usaha garam,” katanya.Ustadz Felix Siaw
Menurut Kang Said, panggilan akrab KH Said Aqil Siroj, dengan luas laut 2/3 persen dari wilayah Indonesia serta panjang garis pantai mencapai sekitar 95 ribu km, maka tidak pantas kalau konsumsi garam dalam negeri masih mengandalkan impor.“Kalau masih impor itu namanya kita kufur nikmat, maka PBNU mendukung pemerintah untuk mewujudkan swasembada garam,” tambah Kang Said yang didampingi Ketua PBNU yang juga pakar pangan dan guru besar UGM Prof KH Maksum Mahfudz dan Dirjen KP3K Kementerian Kelautan dan Perikanan Sudirman Saad.
Ustadz Felix Siaw
Kongres Garam Rakyat PBNU ini dilaksanakan oleh Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU). Ketua Panitia Kongres H Mustholihin Madjid mengatakan, para petani garam yang akan mengikuti kongres ini berasal dari daerah-daerah penghasil garam, antara lain Sumenep, Pamekasan, Sampang, Bangkalan, Lamongan, Gresik, Pasuruan, Probolinggo, Surabaya, Tuban, Rembang, Pati, Demak, Jepara, Brebes, Cirebon, Indramayu, karawang, karangasem, Jeneponto, Bima, dan Kupang.Kongres rencananya akan dibuka oleh Menteri Kelautan dan Perikanan RI Sharif Cicip Sutardjo, Menteri PDT Helmy Faishal Zaini, Deputi Bidang Koordinasi Pertanian dan Kelautan Kementerian Bidang Perekonomian Diah Maulida, dan Dirjen Basis Industri Manufaktur Kementerian Perindustrian Panggah Susanto.
Penulis: A. Khoirul Anam
Dari Nu Online: nu.or.id
Ustadz Felix Siaw Humor Islam Ustadz Felix Siaw
Tidak ada komentar:
Posting Komentar