Selasa, 24 Januari 2017

Pemeriksaan Ketat Sebelum Masuk Sidang Kongres Masih Standar

Boyolali, Ustadz Felix Siaw. Menjelang akhir pelaksanaan Kongres XVIII IPNU dan XVII IPPNU pengamanan lokasi kegiatan semakin diperketat. Di depan pintu masuk puluhan petugas keamanan dari Corp Brigade Pembangunan (CBP) menjaga sekaligus memeriksa peserta yang mau masuk.

Pemeriksaan Ketat Sebelum Masuk Sidang Kongres Masih Standar (Sumber Gambar : Nu Online)
Pemeriksaan Ketat Sebelum Masuk Sidang Kongres Masih Standar (Sumber Gambar : Nu Online)

Pemeriksaan Ketat Sebelum Masuk Sidang Kongres Masih Standar

Di depan ruang sidang IPNU Gedung Muzdalifah peserta harus melewati pemeriksaan tanda pengenal dan tas bawaannya. Untuk bisa masuk, peserta harus menunjukkan tanda pengenal dan bukti Kartu Tanda Pengenal (KTP).

Menurut salah seorang anggota CBP Asyroful Anam, pemeriksaan terhadap peserta merupakan salah satu standar pengamanan kongres. Hal ini sebagai langkah mengantisipasi terjadinya sesuatu yang tidak diinginkan.

Ustadz Felix Siaw

"Dengan cara ini kita akan tahu peserta resmi bukan romli. Mereka yang id cardnya tidak sesuai KTP tidak boleh masuk," ujarnya kepada Ustadz Felix Siaw.

Ustadz Felix Siaw

Dikatakan, langkah ini hanya semata kepentingan pelaksanaan kongres bisa berjalan sukses tanpa ekses.

"Kita meminimalisir supaya peserta bisa mengikuti persidangan dengan nyaman," ujar anggota CBP asal Purbalingga ini.

Peserta utusan dari Bogor Rizal Nugraha tidak mempermasalhkan hal tersebut. Menurutnya, upaya pemeriksaan menjadi hal wajar dan seharusnya oleh petugas keamanan.

"Itu baik saja karena memang sudah menjadi tugas dan tanggung jawabnya CBP," ujarnya. (Qomarul Adib/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siaw RMI NU Ustadz Felix Siaw

Tidak ada komentar:

Posting Komentar