Kepengurusan yang disusun oleh Ketua IPNU dan IPPNU Wonoasih terpilih bersama tim formatur ini lebih banyak didominasi oleh kader-kader muda yang selama ini banyak berkutat di kepengurusan Pimpinan Komisariat (PK) IPNU dan IPPNU.
| Kepengurusan IPNU-IPPNU Wonoasih Didominasi Remaja Belia (Sumber Gambar : Nu Online) |
Kepengurusan IPNU-IPPNU Wonoasih Didominasi Remaja Belia
“Jika diprosentase, perbandingan antara pengurus lama dan baru yang masih muda mencapai 40% dibanding 60%. Artinya banyak pengurus baru yang bergabung,” kata Ketua IPPNU Wonoasij Evi Kumalasari.Menurut Evi, selama ini ada beberapa pengurus lama yang sudah menikah yang pada akhirnya sibuk mengurus rumah tangga. Hal ini tentu berimbas pada tidak aktifnya kepada organisasi.
Ustadz Felix Siaw
“Kami bertekad akan membesarkan organisasi pelajar NU ini melalui perpaduan antara pengurus lama dan pengurus baru. Semua ini sejalan dengan harapan kami dalam tema Konferancab IPNU dan IPPNU, Bangkit Bersama Kader Muda,” jelasnya.Ustadz Felix Siaw
Evi menambahkan, pihaknya sengaja lebih memprioritaskan kader muda sebagai upaya agar proses pengkaderan terus berjalan. Pasalnya kader yang ada selama ini belum berjalan secara optimal. Sehingga hal itu berdampak pada perkembangan roda organisasi.“Yang pasti dengan kader muda ini langkah awal yang akan kami lakukan adalah pelatihan atau pemahaman khusus untuk kader baru baik dalam hal administrasi, kaderisasi, maupun organisasi,” tambahnya.
Dengan banyaknya kader muda ini Evi mengharapkan agar semangat mudanya untuk belajar, berjuang bertaqwa, dan mengabdi bisa menjadikan PAC IPNU dan IPPNU Kecamatan Wonoasih lebih baik lagi.
“Setidaknya semangat muda para pengurus ini mampu membuat mereka lebih berinovasi dalam menciptakan program-program ke depannya. Dengan demikian roda organisasi akan berjalan dengan baik dan programnya bermanfaat bagi pelajar NU,” harapnya. (Syamsul Akbar/Alhafiz K)
Dari Nu Online: nu.or.id
Ustadz Felix Siaw Ahlussunnah Ustadz Felix Siaw
Tidak ada komentar:
Posting Komentar