Selasa, 23 Agustus 2011

Pelajaran Penting dari Gelar Pahlawan untuk Kiai Asad

Surabaya, Ustadz Felix Siaw - Akhirnya pemerintah menganugerahkan gelar pahlawan nasional kepada KHR Asad Syamsul Arifin (Kiai Asad). Pesan penting dari gelar tersebut khususnya untuk para santri adalah mereka harus terus berburu ilmu, berkomitmen pada kebaikan, serta cinta tanah air.

Demikian disampaikan H Badrut Tamam, Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Jatim, Sabtu (12/11).? Menurutnya, Kiai Asad adalah sosok yang gemar melakukan silaturahim kepada umat khususnya ke berbagai pesantren. "Kelebihan dari beliau senantiasa hadir di tengah masyarakat, terutama yang sedang berduka," ungkap mantan Ketua Umum Koordinator Cabang PMII Jatim tersebut.

Pelajaran Penting dari Gelar Pahlawan untuk Kiai Asad (Sumber Gambar : Nu Online)
Pelajaran Penting dari Gelar Pahlawan untuk Kiai Asad (Sumber Gambar : Nu Online)

Pelajaran Penting dari Gelar Pahlawan untuk Kiai Asad

"Kelebihan lain yang melekat dari sosok Kiai Asad adalah mendidik santri dan umat untuk berilmu, beramal shaleh dan cinta tanah air," katanya. Tidak semata mendidik, Pengasuh Pesantren Salafiyah Syafiiyah Sukorejo Situbondo tersebut juga memberikan contah bagaimana berjuang membela tanah air secara nyata," tandas Ketua FKB DPRD Jatim ini.

Puncaknya adalah kesediaan beliau menjadi pesantrennya sebagai tuan rumah pelaksanaan Muktamar ke-27 Nahdlatul Ulama. "Saat itu menjadi prestasi emas lantaran NU sebagai organisasi sosial keagamaan pertama dan satu-satunya yang mengakui Pancasila sebagai dasar negara," jelasnya.

Ustadz Felix Siaw

Saat sejumlah ormas dan partai politik masih berdebat terkait Pancasila, justru NU yang menjadi garda terdepan menyelamatkan bangsa dari kemungkinan perpecahan dan disintegrasi. "Prestasi ini layak diapresiasi negara dengan memberikan gelar pahlawan kepada Kiai Asad," katanya.

Tugas berat harus diemban generasi penerus bangsa yang saat ini menghadapi ancaman serupa. "Bentuknya bisa berbeda, namun tantangan terhadap eksistensi Negara Kesatuan Republik Indonesia atau NKRI bisa dirasakan hingga kini," terangnya.

Ustadz Felix Siaw

Karenanya, dengan disematkannya pahlawan nasional kepada Kiai Asad, maka generasi muda khususnya para santri harus meneladani kiprahnya. "Harus dikontekstualisasikan dengan tantangan kekinian, karena tantangan jaman selalu dinamis," urainya.

Kehadiran ideologi transnasional, derasnya arus informasi dan teknologi, serta persaingan global harus dijawab generasi muda saat ini. "Tugas berat ini yang harus diemban generasi santri," katanya. Namun dengan meneladani para kiai dan ulama, serta pahlawan nasional, maka tantangan itu tentu dapat dijawab. "Komitmen para santri dipertaruhkan untuk memberikan solusi atas berbagai problematika bangsa saat ini," pungkasnya. (Ibnu Nawawi/Mahbib)



Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siaw Budaya, Jadwal Kajian, Olahraga Ustadz Felix Siaw

Tidak ada komentar:

Posting Komentar